PENGARUH KEPUASAN KONSUMEN, PERILAKU KONSUMTIF, DAN GAYA HIDUP HEDONIS TERHADAP TRANSAKSI ONLINE(E- COMMERCE)

Penulis

Anestya Hayatunufus Hafsyah

Jurnal

Prisma (Platform Riset Mahasiswa Akuntansi)

Reviewer

Qanita Khadijah

Latar Belakang

Dalam beberapa tahun terakhir, e-commerce telah berkembang pesat, terutama dengan meningkatnya pengguna internet. Di Indonesia, jumlah pengguna internet mencapai 175,2 juta pada tahun 2020, yang menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa melakukan transaksi secara online Gaya hidup hedonis, yang ditandai dengan pencarian kesenangan dan kepuasan, juga berkontribusi terhadap perilaku konsumtif di kalangan konsumen. Penelitian menunjukkan bahwa motivasi hedonis dapat mendorong konsumen untuk melakukan pembelian impulsif secara online. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepuasan konsumen, perilaku konsumtif, dan gaya hidup hedonis terhadap transaksi online. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam berbelanja secara online.

Tujuan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan konsumen berpengaruh terhadap transaksi online. Hal ini mencakup pemahaman tentang bagaimana pengalaman positif atau negatif dalam berbelanja online dapat memengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan transaksi di masa mendatang.

Metode

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Metode kuantitatif adalah pendekatan penelitian yang menggunakan data numerik untuk menganalisis suatu fenomena. Data-data ini kemudian diolah secara statistik untuk menemukan pola, hubungan, atau tren tertentu. Dengan kata lain, metode kuantitatif ini berfokus pada pengukuran dan perhitungan untuk mendapatkan hasil yang objektif dan dapat digeneralisasikan.

Hasil

Hasil analisis dalam artikel menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini berarti bahwa peningkatan tingkat pendidikan di Indonesia berkontribusi secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendidikan dianggap sebagai faktor kunci yang dapat meningkatkan keterampilan dan produktivitas tenaga kerja, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, variabel kemiskinan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun kemiskinan merupakan masalah yang penting di Indonesia, dalam konteks analisis ini, kemiskinan tidak secara langsung mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Penelitian dalam artikel ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor lain mungkin lebih berperan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dibandingkan dengan kemiskinan itu sendiri.

Kesimpulan

Kepuasan konsumen terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap transaksi online. Konsumen yang merasa puas dengan pengalaman berbelanja mereka cenderung melakukan transaksi ulang dan merekomendasikan platform kepada orang lain. Oleh karena itu, menjaga dan meningkatkan kepuasan konsumen adalah kunci untuk meningkatkan loyalitas dan frekuensi transaksi. Perilaku konsumtif yang berlebihan berpengaruh positif terhadap transaksi online. Konsumen yang memiliki kecenderungan untuk membeli secara impulsif lebih aktif dalam melakukan pembelian di platform e-commerce. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan volume transaksi. Gaya hidup hedonis juga berkontribusi positif terhadap transaksi online. Konsumen yang mencari kesenangan dan kepuasan dari pengalaman berbelanja lebih cenderung untuk bertransaksi secara online. Ini menunjukkan bahwa motivasi hedonis dapat meningkatkan frekuensi dan nilai pembelian.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *