Inovasi Fish Smart Box (FSB) Berbasis Internet-of-Things: Gen-Z Innovation dalam Mendukung Transformasi Praktik Perikanan Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan Demi Kesejahteraan Nelayan
Oleh: Muhammad Akmal Nasution | 18 March 2026
Di tengah tingginya pencemaran laut akibat sampah plastik, penggunaan box ikan berbahan styrofoam sekali pakai menjadi salah satu penyumbang utama mikroplastik di perairan Indonesia. Data menunjukkan bahwa kebocoran sampah plastik ke laut mencapai ratusan ribu ton per tahun, sebagian besar berasal dari sektor pangan dan perikanan. Selain dampak lingkungan, penanganan pascapanen yang buruk juga menyebabkan kehilangan hasil tangkapan hingga 30%, yang secara langsung mengurangi pendapatan nelayan dan mengancam ketahanan pangan nasional.
Fish Smart Box (FSB) hadir sebagai solusi inovatif berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk menggantikan styrofoam dengan sistem penyimpanan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dilengkapi panel surya sebagai sumber energi terbarukan, sensor suhu dan berat, serta terintegrasi dengan aplikasi Fish_App, FSB memungkinkan nelayan memantau kondisi ikan secara real-time dan melakukan transaksi jual beli langsung dari laut. Dengan desain berukuran 1,2 x 0,5 x 0,5 meter dan material anti-mikroplastik, inovasi ini tidak hanya menjaga kesegaran ikan, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai jual hasil tangkapan, serta mendorong praktik perikanan yang lebih ramah lingkungan demi kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan Indonesia.
Kembali ke daftar esai