STRAWBON MAT: Bantalan Komposit Berbasis Jerami dan Arang Aktif untuk Mencegah Penurunan Mutu serta Menekan Food Loss pada Buah Tomat

Oleh: Esti Lufiana dan Intan Nazwa Suryatini  |  18 March 2026

Di tengah besarnya potensi pertanian Indonesia, komoditas seperti tomat masih menghadapi tantangan serius dalam rantai pasok akibat sifatnya yang mudah rusak. Getaran dan tekanan selama distribusi sering menyebabkan memar dan pembusukan, yang berujung pada tingginya angka kehilangan pangan. Praktik penanganan yang ada, seperti penggunaan styrofoam dan bahan kimia penyerap etilen, terbukti kurang ramah lingkungan dan berisiko meninggalkan residu berbahaya.

STRAW BON MAT hadir sebagai solusi inovatif berupa bantalan komposit yang terbuat dari limbah jerami padi dan arang aktif. Jerami berfungsi sebagai peredam benturan alami, sementara arang aktif menyerap gas etilen yang mempercepat pematangan buah. Dengan mekanisme proteksi ganda ini, bantalan tidak hanya menjaga kualitas fisik tomat selama perjalanan, tetapi juga memperpanjang umur simpannya secara signifikan.

Inovasi ini menawarkan dampak yang luas, mulai dari menekan kerugian petani, menstabilkan pasokan pasar, hingga mendukung ketahanan pangan nasional. Dari sisi lingkungan, STRAW BON MAT mengurangi limbah pertanian yang biasa dibakar dan mensubstitusi kemasan sintetis yang sulit terurai. Dengan kolaborasi antara akademisi, petani, dan pemerintah, produk ini berpotensi dikembangkan menjadi unit usaha desa yang berkelanjutan.

Kembali ke daftar esai