Pemanfaatan Analisis Regresi dalam Evaluasi dampak Kebijakan Ekonomi terhadap Sektor Pertanian

Penulis
Amelia Tanasale dan Shapely Ambalao
Jurnal
Jurnal Ekonomi
Reviewer
Lira Sapari Aini

Latar Belakang
Pemanfaatan analisis regresi sangat penting untuk mengevaluasi dampak kebijakan ekonomi pada sektor pertanian yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Analisis regresi memungkinkan identifikasi dan pengukuran hubungan kausal atau korelasional antara perubahan kebijakan dan indikator pertanian atau ekonomi. Keunggulan analisis regresi terletak pada kemampuannya untuk mengestimasi besaran pengaruh suatu variabel sambil mengontrol variabel lain yang mungkin juga berkontribusi pada hasil, sehingga memberikan bukti empiris yang lebih robust dan terukur. Meskipun penggunaan analisis regresi dalam evaluasi dampak kebijakan ekonomi terhadap sektor pertanian sudah banyak dilakukan, masih diperlukan tinjauan sistematis terhadap literatur yang ada.
Tujuan
Mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis artikel ilmiah berbahasa Indonesia (2010-2024) yang menggunakan analisis regresi dalam mengevaluasi dampak kebijakan ekonomi terhadap sektor pertanian.
Metode
Artikel ini melakukan pendekatan sistematis terfokus (focused systematic review) yang memastikan proses seleksi yang transparan dan dapat direplikasi, serta membantu dalam identifikasi literatur yang paling sesuai dengan tujuan penelitian. Artikel-artikel dikumpulkan menggunakan Publish or Penish v8 dengan kategori publikasi terbatas pada Google Scholar.
Hasil dan Pembahasan
Dalam artikel pertama, yaitu “Partisipasi Masyrakat dalam Implementasi ISPO: Analisis Keberlanjutan, Sosio-Ekonomi, dan Konflik di Kabupaten Merauke” oleh Lauwinata et al., (2024) menunjukkan aplikasi analisis regresi untuk mengevaluasi dampak tidak langsung dari sebuah kebijakan (ISPO) yang berdimensi ekonomi kuat di sektor pertanian (kelapa sawit). Dengan mengukur dampak keberlanjutan terhadap partisipasi melalui regresi, penelitian ini memberikan bukti empiris tentang respons petani terhadap inisiatif kebijakan yang bertujuan untuk transformasi ekonommi dan lingkungan dalam budidaya kelapa sawit. Hal ini menunjukkan bagaimana regresi dapat digunakan untuk mengukur efektivitas kebijakan dalam mendorong perubahan perilaku atau adopsi praktik baru di kalangan petani. Dalam artikel kedua, yaitu “Biaya Transaksi dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Usahatani Ubikayu” oleh haryono et al., (2021) menunjukkan aplikasi analisis regresi dalam mengukur dampak langsung dari faktor ekonomi terhadap pendapatan di sektor pertanian (ubi kayu). Temuan mengenai pengaruh signifikan biaya transaksi terhadap pendapatan petani memberikan dasar empiris yang kuat untuk perumusan dan evaluasi kebijakan. Data regresi ini dapat digunakan untuk pembuat kebijakan untuk mengidentifikasi area di mana intervensi dapat mengurangi biaya transaksi dan pada gilirannya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani.
Kesimpulan
Tinjauan ini mengonfirmasi bahwa analisis regresi adalah metode yang esensial dan efektif untuk mengevaluasi berbagai aspek dampak ekonomi yang relevan dengan kebijakan di sektor pertanian, baik secara langsung maupun tidak langsung.
« Kembali ke daftar judul