Karakteristik Tenaga Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran Tenaga Kerja Terdidik di Indonesia

Penulis
Agus Salim
Jurnal
Ekonomi-Qu
Reviewer
Nurainindya Prima

Latar Belakang
Permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia muncul karena ketidakmampuan ekonomi untuk menyerap pertambahan tenaga kerja dalam jumlah yang besar, dapat dilihat dari tingginya tingkat pengangguran terbuka terutama pengangguran terdidik, lulusan universitas. Kondisi makin buruk ketika ketidaksesuaian kualifikasi antara pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja.
Tujuan
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, karakteristik tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terdidik di Indonesia.
Metode
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari publikasi resmi yang diperoleh langsung dari website Badan Pusat Statistik untuk data panel 34 Provinsi di Indonesia, dari tahun tahun 2018 hingga 2022. Model regresi berganda dengan menggunakan pool data, yaitu penggabungan data runtun waktu (time series) dan data silang (cross section).
Hasil dan Pembahasan
Hasil temuan penelitian ini telah membuktikan dan memperkuat temuan penelitian sebelumnya bahwa pendidikan, karakteristik tenaga kerja (gender, status pernikahan, pengalaman) dan pertumbuhan merupakan variabel yang dapat mempengaruhi pengangguran tenaga kerja terdidik.
Kesimpulan
Kesimpulan penelitian ini adalah; Pertama, semakin tinggi pendidikan, semakin besar peluang pekerja untuk memasuki pasar tenaga kerja. Kedua, karakteristik tenaga kerja berkontribusi signifikan terhadap pengangguran terdidik di Indonesia, dan Ketiga, pertumbuhan ekonomi yang dicapai oleh masing-masing negara merupakan variabel yang sangat penting untuk mengurangi pengangguran terdidik di wilayahnya.
« Kembali ke daftar judul