Persepsi Mahasiswa Mengenai Manajemen Keuangan Pribadi Dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Di Indonesia

Penulis
Antonia Jesica Dadi Ghale, Evangeli Cindy Bana, Theresa Apriani Teti, dan Yohanes Pemandi Lian
Jurnal
Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Reviewer
Livia Agustina Bun

Latar Belakang
Ketidakpastian ekonomi Indonesia, termasuk fluktuasi inflasi dan kebijakan ekonomi global, membuat mahasiswa harus mengelola keuangan pribadi mereka dengan lebih cermat. Banyak mahasiswa yang belum memiliki literasi keuangan yang kuat sehingga rentan terhadap tekanan ekonomi. Penelitian ini ingin menggali bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan pribadi dalam konteks ekonomi yang tidak menentu.
Tujuan
Memahami bagaimana mahasiswa mengelola keuangan mereka melalui indikator-individu seperti penyusunan anggaran, dana darurat, dan upaya penghematan dalam menghadapi ketidakstabilan ekonomi.
Metode
Metode deskriptif kualitatif; subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Responden sebanyak 105 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil dan Pembahasan
Sebagian besar mahasiswa menyadari pentingnya manajemen keuangan pribadi. Indikator penyusunan anggaran berada di kategori sedang; dana darurat di kategori tinggi; usaha penghematan juga di kategori sedang. Perlu edukasi finansial yang lebih dalam agar mahasiswa siap menghadapi kondisi ekonomi yang tak pasti di masa depan.
Kesimpulan
Persepsi dan praktik manajemen keuangan mahasiswa cukup baik dalam beberapa aspek, tetapi masih ada ruang besar untuk peningkatan, terutama dalam perencanaan keuangan dan penggunaan dana darurat. Pendidikan literasi keuangan bisa membantu mahasiswa menjadi lebih siap terhadap fluktuasi ekonomi.
« Kembali ke daftar judul