Fear Of Missing Out dalam Membentuk Self Control dan Impulse Buying Pembelian Coffee Shop Viral di Pontianak

Penulis
Tantri, Dina Octaviani, dan Arweni
Jurnal
Jurnal Equilibrium Manajemen
Reviewer
Febri Angelina Steffany

Latar Belakang
Pada era revolusi industri saat ini, kedai kopi viral menjadi fenomena sosial yang menarik perhatian masyarakat karena daya tariknya yang unik, terutama di media sosial. Fenomena kedai kopi di Pontianak menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi. Pembelian impulsif (impulse buying) sering terjadi tanpa perencanaan karena dorongan dari dalam diri individu. FOMO (Fear Of Missing Out) adalah rasa takut ketinggalan tren yang menyebabkan seseorang terobsesi mengikuti hal-hal yang sedang populer. Self control atau pengendalian diri adalah kemampuan seseorang untuk mengatur dan menunda dorongan hati demi pengambilan keputusan yang lebih baik.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) mempengaruhi pegendalian diri (self-control) dan perilaku pembelian impulsif (impulse buying) konsumen terhadap coffee ahop yang sedang viral di Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara FOMO, Self Control dan impulse buying dalam konteks perilaku konsumen di industri coffee shop yang sedangan tren di Pontianak.
Metode
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh langsung dari responden melalui kuisioner yang disebarkan secara online menggunakan Google Form, dengan teknik purposive sampling.
Hasil dan Pembahasan
Hasil pembahasan menunjukkan bahwa variabel Fear Of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Self Control dan Impulse Buying pada pembelian di coffee shop viral di Pontianak. Selain itu, Self Control juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying. Temuan ini menegaskan bahwa individu dengan tingkat pengendalian diri yang baik dapat mengendalikan dorongan impulsif yang muncul akibat FOMO. Model penelitian ini menunjukkan kemampuan prediksi yang kuat, dengan FOMO dan Self Control mampu menjelaskan sebagian besar variabilitas perilaku impulsif pembelian. Dengan demikian, Self Control berperan penting sebagai mediator dalam mengurangi dampak negatif FOMO terhadap keputusan pembelian impulsif.
Kesimpulan
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Fear Of Misssing Out (FOMO) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Self Control, yang kemudian Self Control juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku Impulse Buying pada fenomena coffee shop viral di Pontianak. Selain itu, FOMO secara langsung memengaruhi pembelian impulsif secara signifikan. Peran Self Control sebagai variabel mediasi terbukti penting dalam mendendalikan dorongan konsumtif yang dipicu oleh FOMO, di mana individu dengan pengendalian diri yang baik mampu menahan keinginan mengikuti tren semata-mata karena takut ketinggalan, sehingga keputusan pembelian lebih didasarkan pada kebutuhan dan pertimbangan matang.
« Kembali ke daftar judul